image
1. Siapkan tanaman dari seedling, yakni bibit dari biji, pada kesempatan kali ini berupa jambu
image
2. Potong ujungnya dan bersihkan akar serabutnya
image
3. Siapkan larutan perangsang akar untuk merendam seedling
image
4. Kami menggunakan hormon H2F1 yang kandungan hormonnya superlengkap
image
5. Rendam potongan seedling tadi ke larutan hormon penumbuh akar
image
6. Kerat batang yang mau dicangkok
image
7. Sayat bagian atas untuk menempelkan seedling
image
8. Tempelkan ujung atas seedling ke sayatan, cukup bagian kulit dan kambium saja yang menempel
image
10. Siapkan media cangkok berupa cocopit dan masukan ke dalam plastik kantong
image
11. Ikat plastik
image
12. Sobek salah satu plastik kantong yang berisi kokopit tadi pada salah satu sisinya, gunanya untuk bagian yang rekat dengan seedling pada saat pembungkusan
image
13. Bungkus seedling yang sudah direkatkan tadi dan tali yang kencang
image
14. Biasa untuk mencangkok batang yang sudah besar
image
15. Contoh akar yang sudah jadi

Kelebihan teknik ini adalah
1. Bisa untuk mencangkok tanaman-tanaman yang sudah dicangkok dengan teknik konvensional
2. Tingkat keberhasilan sangat tinggi
3. Perakaran yang tumbuh lebih bagus dan lebih lebat
4. Perakaran tanamn ketika ditanam lebih kokoh karena tetdapat akar tunjang dari seedling tadi
5. Berdasarkan pengalaman kami dan teman-teman kami bibit yang berasal dari cangkok susu diindikasikan lebih cepat berbuah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s